BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
1.055 karateka dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila) untuk mengikuti Kejuaraan Karate Piala Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Cup 2026.
Ajang yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 ini sekaligus menjadi peluang bagi Lampung untuk menemukan atlet-atlet potensial yang bisa dikembangkan ke tingkat nasional.
Kejuaraan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Korps Marinir tersebut diikuti 51 kontingen dari berbagai klub, pengurus karate tingkat kota dan provinsi, hingga satuan TNI/Polri.
Peserta datang dari beragam wilayah, antara lain Lampung, Banten, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, hingga Papua.
Asisten Perencanaan dan Anggaran Pangkormar, Brigjen TNI Marinir Umar Farouq, menyampaikan penyelenggaraan kompetisi ini tidak semata-mata untuk memperebutkan gelar juara.
Lebih dari itu, turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan karateka berbakat yang nantinya dapat memperkuat prestasi olahraga, khususnya di Provinsi Lampung.
"Tujuan akhirnya tentunya kita akan mendapatkan bibit-bibit atlet karateka yang nantinya bisa menjadi atlet andalan dari Provinsi Lampung," kata Umar di GSG Unila, dilansir Viva.coid, Jumat (30/10/2026).
Ia menggarisbawahi, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, termasuk karateka dari luar Lampung. Meski persaingan berlangsung ketat, Umar mengingatkan agar semangat kompetisi tidak menghilangkan nilai persaudaraan antaratlet.
Menurutnya, pertandingan harus menjadi ajang mengasah kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi.
"Boleh kita beradu kemampuan di gelanggang, tetapi ketika sudah keluar gelanggang, mari kita bersahabat kembali sesuai dengan tujuan kita yaitu silaturahmi para atlet karateka," ujarnya.
Untuk menjamin pertandingan berlangsung adil, panitia menggandeng Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dengan melibatkan dewan juri dan wasit profesional berlisensi.
Sementara itu, Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo menjelaskan, kejuaraan tersebut diadakan berdasarkan Surat Telegram Pangkormar Nomor ST/1301/2026 tertanggal 3 Agustus 2026.
Tahun ini, kompetisi mengusung tema tentang semangat juang, sportivitas, dan persatuan menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.
Dalam pelaksanaannya, pertandingan dibagi menjadi tiga kategori, yakni TNI/Polri, open, dan festival. Kategori open mencakup kelompok usia dini hingga senior, termasuk kelas kadet, junior, dan under-21.
Panitia juga menyiapkan 14 trofi juara umum untuk kategori open dan TNI/Polri, sebanyak 1.500 medali, serta uang pembinaan bagi para atlet berprestasi.
Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir karateka potensial yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di kejuaraan yang lebih tinggi.