Wednesday, 28 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Akibat Kebocoran Pipa PHE OSES, PT LEB Tiga Tahun Tak Dapat Profit

28 October 2026 17:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 6 kali
Bagikan:
Akibat Kebocoran Pipa PHE OSES, PT LEB Tiga Tahun Tak Dapat Profit
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(BUMD) Pemprov Lampung PT Lampung Energi Berjaya (LEB) tiga tahun tidak menerima profit dari participating interest (PI) 10 persen migas, dikarenakan kebocoran pipa pada Wilayah Kerja Offshore South East Sumatra (WK OSES).

Hal itu diungkapkan oleh mantan Vice President Production and Project di PT Pertamina Hulu Energi, Wisnu Hindadari, saat menjadi saksi di persidangan perkara dugaan korupsi pengelolaan dana PI 10 persen WK OSES, atas terdakwa mantan Gubernur Arinal Djunaidi, di kantor Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Rabu (28/10/2026).

Wisnu menerangkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menerbitkan persetujuan pengalihan PI dari PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE Oses) ke PT LEB pada 25 Mei 2023.

Kemudian berdasarkan accounting statement USD Bank BNI PT LEB pada 22 Juni 2023, PHE Oses mentransfer dana bagi hasil PI ke rekening LEB sebesar sebesar USD 11.381.500, dengan perincian tahun 2018 sebesar USD 2.735.000, 2019 USD 8 juta lebih, dan di 2020 terjadi minus yang artinya tidak ada profit.

"Kemudian di tahun 2021 ditransfer USD1.961.000, ada permintaan lagi 14 Juli 2022 berdasarkan accounting statement ditransfer lagi sekitar USD 5.904.500. Jadi nilai keseluruhan yang sudah diberikan oleh PHE Oses ke PT LEB sebesar USD17.286.000," bebernya.

Selanjutnya Wisnu menuturkan, pada tahun 2023 hingga 2025 tidak ada profit bagi PT LEB. "Setelah kami transfer, kami juga punya kewajiban untuk melaporkan ke pemerintah melalui SKK Migas bahwa PI ini sudah kita berikan," jelasnya.

Menurutnya, perusahaan minyak akan mendapatkan revenue apabila operasi berjalan terus. Namun karena ada kebocoran pipa sehingga produksi tidak bisa dilakukan, sementara dengan kebocoran itu perlu biaya untuk perbaikan.

"Itu yang menyebabkan pemasukan tidak dapat, tapi pengeluaran untuk memperbaiki pipa itu ada, sehingga seperti itu. Jadi memang OSES ini kan sebenarnya fasilitasnya sudah lama gitu," pungkasnya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari