Saturday, 09 May 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Gibran Tinjau Kelas Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Pemprov Minta Ujian Bahasa Jepang Digelar di Lampung

08 May 2026 16:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Gibran Tinjau Kelas Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Pemprov Minta Ujian Bahasa Jepang Digelar di Lampung
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

4 Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Jajaran Pemprov Lampung meminta dukungan pemerintah pusat agar ujian kemampuan bahasa Jepang level N4 dapat digelar di Lampung.

Wapres tiba di SMKN 4 Bandar Lampung sekitar pukul 13.05 WIB bersama rombongan dan langsung meninjau aktivitas belajar mengajar serta pelaksanaan kelas vokasi yang menjadi salah satu program unggulan Pemprov Lampung.

Selain melihat proses pembelajaran, Gibran juga berdialog dengan siswa dan guru mengenai pengembangan pendidikan vokasi yang diarahkan untuk mencetak lulusan siap kerja, termasuk peluang kerja di luar negeri.

Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan pihaknya memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyampaikan sebagian kebutuhan pengembangan kelas vokasi di Lampung, khususnya program kerja sama dengan Jepang.

“Kita tadi menjelaskan tentang kelas vokasi, kita meminta untuk mempercepat agar tes kemampuan bahasa Jepang level N4 yang selama ini dilakukan di Jakarta atau Palembang bisa digelar di Lampung,” kata Mirza.

Menurutnya, selama ini lulusan SMA dan SMK yang mengikuti kelas vokasi harus pergi ke luar daerah untuk mengikuti tes kemampuan bahasa Jepang. Kondisi itu dinilai cukup memberatkan para siswa karena membutuhkan biaya tambahan.

“Karena banyak sekali anak-anak lulusan SMA dan SMK yang sudah ikut kelas vokasi di Lampung harus ke sana. Kasihan transportasi dan persiapan mereka,” ujarnya.

Selain persoalan lokasi ujian, Pemprov Lampung juga menyoroti keterbatasan tenaga pengajar bahasa Jepang di sekolah-sekolah vokasi. Saat ini jumlah guru bersertifikat bahasa Jepang di Lampung masih minim.

“Kita juga menyampaikan bahwa kita masih kekurangan guru bahasa Jepang. Saat ini baru ada sekitar 60 guru yang bersertifikat,” tambahnya.

Pemprov Lampung mengharapkan pemerintah pusat dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan vokasi agar lulusan SMA dan SMK memiliki keterampilan yang lebih kompetitif dan peluang kerja yang lebih luas.

Program kelas vokasi sendiri saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan pendidikan di Lampung, terutama untuk menyiapkan tenaga kerja muda yang siap masuk dunia industri maupun bekerja di luar negeri. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari