Saturday, 24 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

IKADI Cetak Rekor MURI, 10.013 Peserta Ikuti Pelatihan Khotib Serentak di 38 Provinsi

24 October 2026 20:43 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
IKADI Cetak Rekor MURI, 10.013 Peserta Ikuti Pelatihan Khotib Serentak di 38 Provinsi
Foto: Dokumentasi

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

24 Oktober 2026 – Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) menggelar aktivitas nasional bertajuk “Pelatihan 10.000 Khotib IKADI Nasional” secara serentak di 38 provinsi se-Indonesia, Sabtu (24/10/2026). aktivitas yang diselenggarakan dalam rangka menjelang Musyawarah Nasional (Munas) IV IKADI ini diikuti sebanyak 10.013 peserta dan berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai pelatihan khotib dengan peserta terbanyak. Mengusung tema “Mencetak Khotib yang Moderat, Inspiratif, Berwawasan, dan Profesional”, aktivitas ini menjadi salah satu langkah strategis IKADI dalam meningkatkan kualitas, kapasitas, dan profesionalisme para khotib di seluruh Indonesia. Pelatihan tersebut sekaligus menggarisbawahi komitmen IKADI untuk menghadirkan dakwah Islam yang menyejukkan, mencerahkan, dan memperkuat persatuan bangsa.

Di Kota Bandar Lampung, aktivitas pelatihan diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) IKADI Kota Bandar Lampung, bertempat di Aula Ragom Mufakat, Kompleks Yayasan Daarul Hikmah, Bandar Lampung. Sebanyak 65 peserta mengikuti aktivitas yang berasal dari berbagai unsur, meliputi organisasi kemasyarakatan Islam, pengurus masjid, pondok pesantren, serta aktivis kerohanian Islam (Rohis) sekolah dan kampus.

Dalam pembukaan aktivitas, Pembina IKADI Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. H. A. Junaidi Auly, M.M., memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta agar senantiasa meluruskan niat dalam menjalankan aktivitas dakwah. Junaidi menekankan bahwa seorang da'i dan khotib memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan pesan-pesan Islam kepada masyarakat. Oleh karena itu, aktivitas dakwah harus dilandasi keikhlasan, penguasaan ilmu pengetahuan, serta wawasan yang luas. “Menjadi seorang da'i dan khotib harus diawali dengan niat yang lurus karena Allah SWT. Selain keikhlasan, para da'i juga harus terus meningkatkan ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, dan membekali diri dengan kemampuan yang memadai agar dakwah yang disampaikan memberikan manfaat bagi umat,” pesan Junaidi dalam arahannya.

Sementara itu, Ketua IKADI Kota Bandar Lampung, Dr. Triono, M.I.P., saat menyampaikan sambutan menyampaikan bahwa pelatihan khotib merupakan wujud nyata kepedulian IKADI terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang dakwah, khususnya dalam mencetak generasi da'i muda yang memiliki kompetensi keilmuan, keterampilan komunikasi, serta pemahaman keislaman yang moderat. Menurut Triono, khotib memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran keagamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menyampaikan pesan-pesan Islam yang membawa kedamaian serta kemaslahatan bagi masyarakat. “Melalui pelatihan ini, IKADI ingin melahirkan kader-kader da'i muda yang siap berdakwah di tengah masyarakat dengan membawa pesan Islam yang rahmatan lil 'aalamiin. Khotib tidak hanya dituntut mampu menyampaikan khutbah dengan baik, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan, pemahaman keislaman yang moderat, serta kemampuan merespons berbagai persoalan umat secara bijaksana,” ujar Triono.

Triono juga mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan menjadi dorongan bagi IKADI Kota Bandar Lampung untuk menyelenggarakan program serupa secara berkelanjutan. “Kami melihat antusiasme masyarakat yang sangat besar untuk mengikuti pelatihan ini. Karena itu, IKADI Kota Bandar Lampung berkomitmen melaksanakan pelatihan khotib secara berkala dan berjenjang, sehingga semakin banyak kader da'i yang mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Triono menyampaikan bahwa para peserta yang telah mengikuti pelatihan akan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan proses pembinaan melalui program MADANI (Madrasah Da'i Indonesia) yang dikembangkan oleh IKADI Kota Bandar Lampung. “Pelatihan ini bukan akhir dari proses kaderisasi, tetapi menjadi langkah awal pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Melalui program MADANI, kami memiliki harapan lahir para da'i dan khotib yang memiliki integritas, keluasan wawasan, kemampuan berdakwah, dan kepedulian terhadap persoalan umat,” tambahnya.

Tiga Materi Utama Perkuat Kompetensi Khotib

aktivitas pelatihan menghadirkan para trainer IKADI dari Pengurus Wilayah (PW) IKADI Lampung dan Pengurus Daerah (PD) IKADI Kota Bandar Lampung yang memiliki kompetensi di bidang dakwah, komunikasi, dan praktik khutbah. Materi pertama, “Wawasan Kebangsaan dan Dakwah Islam Rahmatan Lil ‘Aalamiin”, disampaikan oleh Ust. Endri Saprijal, M.H. Materi ini menekankan pentingnya wawasan kebangsaan, moderasi beragama, serta peran strategis khotib dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Materi kedua, “Retorika Dakwah Keummatan”, disampaikan oleh Ust. Dr. Doni Sastrawan, M.Pd.I. Pembahasan difokuskan pada teknik komunikasi dakwah yang efektif, penyusunan materi khutbah yang sistematis, penguasaan audiens, serta kemampuan menyampaikan pesan keagamaan secara menarik, inspiratif, dan mudah dipahami oleh jamaah. Sementara itu, materi ketiga, “Tata Cara dan Praktik Khutbah”, disampaikan oleh Ust. Muhammad Iqbal, M.Pd. Materi ini memberikan penguatan mengenai ketentuan, rukun, syarat, adab, serta teknik pelaksanaan khutbah Jumat sesuai tuntunan syariat Islam.

Tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, para peserta juga mengikuti praktik langsung dan simulasi pelaksanaan khutbah Jumat. Melalui sesi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan penyampaian khutbah sekaligus mengembangkan kepercayaan diri dan keterampilan berbicara di hadapan jamaah. Sepanjang aktivitas, para peserta tampak antusias dan khidmat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga praktik khutbah.

Pelaksanaan Pelatihan 10.000 Khotib IKADI Nasional menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi dakwah dalam membangun masyarakat yang religius, berwawasan kebangsaan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan. Dengan melibatkan 10.013 peserta dari 38 provinsi serta mencatatkan rekor MURI, aktivitas ini menunjukkan besarnya potensi kolaborasi dan gerakan pembinaan dakwah secara nasional. Bagi IKADI Kota Bandar Lampung, pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas jaringan kaderisasi khotib sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dakwah di masjid, lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan berbagai lingkungan masyarakat.

aktivitas ini mendapat dukungan dari Laznas IZI Lampung, Rumah Zakat, Sadaqa, dan Yakesma.(*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari