Wednesday, 17 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Lampung Tuan Rumah Kejurnas Karate Indonesian Open Piala Presiden 2026, Peserta Sementara Tembus 2.000 Atlet

16 June 2026 18:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Lampung Tuan Rumah Kejurnas Karate Indonesian Open Piala Presiden 2026, Peserta Sementara Tembus 2.000 Atlet
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

2026. 

Ajang bergengsi yang berada di bawah naungan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para atlet karate di seluruh Indonesia.

Ketua Pelaksana Piala Presiden Indonesia Open Championship 2026, Wawa Prima Linse, mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan, hingga H-10 pelaksanaan, jumlah pendaftar telah menembus lebih dari 2.000 atlet.

"Kejuaraan Nasional Karate Indonesian Open ini baru pertama kali hadir di Provinsi Lampung. Alhamdulillah pesertanya antusias sekali. Sampai H-10 pelaksanaan sudah lebih dari 2.000 peserta yang mendaftar," kata Wawa saat dimintai keterangan, Selasa (16/6/2026). 

Kejuaraan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 26-28 Juni 2026 di GOR Siger, Way Halim, Bandar Lampung. Rangkaian agenda juga akan diawali dengan sertifikasi pelatih nasional pada 24-25 Juni 2026.

"Kejuaraan diselenggarakan Jumat, Sabtu, dan Minggu, tanggal 26, 27, dan 28 Juni. Sebelumnya, tanggal 24 dan 25 Juni juga ada sertifikasi pelatih nasional. Jadi rangkaian kegiatannya digabung menjadi satu," ujarnya.

Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kelas yang dipertandingkan meliputi pra-usia dini usia 6-7 tahun, usia dini 8-9 tahun, pra-pemula 10-11 tahun, pemula 12-13 tahun, kadet, junior, under 21, senior, mahasiswa, hingga kategori khusus TNI dan Polri.

"Untuk kelasnya lengkap, mulai dari SD sampai dewasa. Ada pra-usia dini, usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, senior, under 21, mahasiswa, serta TNI-Polri," jelasnya.

Menurut Wawa, kejuaraan ini merupakan ajang resmi Piala Presiden yang mendapat rekomendasi langsung dari PB FORKI yang menandakan event tersebut resmi. 

Ia juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum PB FORKI, Jenderal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, telah mengonfirmasi kehadirannya pada pembukaan kejuaraan.

"Ini adalah Piala Presiden. Insyaallah Ketua Umum PB FORKI, Bapak Jenderal Hadi Tjahjanto, juga akan hadir," katanya.

Peserta yang telah mendaftar berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain kontingen tuan rumah Lampung yang jumlahnya cukup besar, atlet-atlet dari Papua, Maluku, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Tangerang, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, hingga Sumatera Barat dipastikan ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

"Pesertanya sudah banyak sekali. Ada dari Papua, Maluku, Bangka, Jakarta, Banten, Tangerang, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, Padang, dan tentu saja tuan rumah Lampung juga sangat banyak," ujarnya.

Panitia pun menargetkan jumlah peserta terus bertambah hingga mencapai 3.000 sampai 4.000 atlet. Selain menjadi ajang prestasi olahraga, kejuaraan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

"Targetnya sebanyak-banyaknya, mungkin 3.000 sampai 4.000 peserta. Kami ingin Lampung lebih dikenal, baik kulinernya maupun pariwisatanya," kata Wawa.

Ia menilai penyelenggaraan kejuaraan nasional di Lampung menjadi keuntungan tersendiri bagi atlet daerah. Selama ini, mayoritas kejuaraan nasional digelar di Pulau Jawa sehingga membutuhkan biaya transportasi dan akomodasi yang tidak sedikit.

"Dengan adanya kejuaraan nasional di Lampung, atlet-atlet daerah bisa menyaksikan langsung para senior bahkan atlet Pelatnas bertanding. Ini akan menjadi motivasi untuk lebih giat berlatih dan meningkatkan daya saing atlet karate Lampung," tuturnya.

Khusus bagi kontingen Lampung, persiapan menghadapi Piala Presiden Indonesian Open telah dilakukan melalui program latihan jangka panjang selama tiga hingga empat bulan terakhir.

"Persiapan atlet Lampung sudah dilakukan sekitar tiga sampai empat bulan dengan latihan khusus untuk menghadapi kejuaraan ini," ujarnya.

Wawa juga mengajak seluruh pengurus FORKI kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia untuk segera mendaftarkan atletnya sebelum masa pendaftaran ditutup. 

Ia menyebut momentum libur kenaikan kelas menjadi kesempatan yang tepat bagi para atlet muda untuk bertanding sekaligus berwisata di Lampung.

"Kami mengajak seluruh pengurus FORKI se-Indonesia untuk mengirimkan atletnya sebanyak-banyaknya selagi pendaftaran masih dibuka. Kebetulan pelaksanaannya juga bertepatan dengan libur sekolah, jadi bisa sekalian mengenal Lampung," katanya.

Selain memperebutkan prestasi nasional, panitia juga menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah. Penghargaan akan diberikan kepada juara umum kategori umum, TNI, dan Polri, serta hadiah uang tunai bagi atlet terbaik atau best of the best pada kategori kadet, junior, dan senior.

"Total hadiahnya puluhan juta rupiah. Ada juara umum untuk kategori umum, TNI, dan Polri, karena kelas TNI-Polri dipisah. Selain itu ada juga hadiah uang tunai untuk best of the best kategori kadet, junior, dan senior," pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari