Saturday, 17 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Nelayan Temukan Jasad Warga Tenggelam di Pantai Sayar Pesisir Barat

17 October 2026 20:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Nelayan Temukan Jasad Warga Tenggelam di Pantai Sayar Pesisir Barat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Pesisir Barat – Seorang warga Pekon Kerbang Langgar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, yang dilaporkan tenggelam di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (17/10/2026).

Korban bernama Mulhakim bin Hamzah (55) ditemukan oleh dua nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Pekon Balam. Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh personel Polres Pesisir Barat bersama tim gabungan Basarnas, kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Supriyatno, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB setelah tim gabungan melakukan pencarian.

"Benar, pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2026 sekira pukul 14.30 WIB, korban tenggelam di Pantai Sayar telah ditemukan oleh nelayan dalam keadaan meninggal dunia dan berhasil dievakuasi oleh personel Satpolair Polres Pesisir Barat dan personel Polsek Pesisir Utara bersama tim gabungan Basarnas," ujar Ipda Supriyatno.

Berdasarkan kronologi kejadian, penemuan korban bermula saat dua nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Pekon Balam melihat sesosok mayat mengapung di tengah laut sekitar pukul 14.30 WIB.

Mengetahui hal tersebut, kedua saksi segera melaporkan temuan itu kepada tim gabungan Basarnas yang tengah melakukan pencarian serta personel Polsek Pesisir Utara.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Pesisir Utara yang dipimpin Kapolsek Pesisir Utara Iptu Sutomo, langsung menuju lokasi bersama tim gabungan Basarnas dan personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Pesisir Barat untuk melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 14.53 WIB, korban berhasil dievakuasi dari perairan Pekon Balam. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di Pekon Kerbang Langgar untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Ipda Supriyatno menjelaskan, keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyebutkan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat oleh pihak keluarga.

"Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Pekon Kerbang Langgar untuk dimakamkan. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi, dengan membuat surat pernyataan," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon melalui Kapolsek Pesisir Utara menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menginginkan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Kapolres Pesisir Barat juga meminta masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di kawasan pantai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut.

Masyarakat diimbau memeriksa prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum melaut, menggunakan jaket pelampung atau life jacket, serta menghindari aktivitas berenang di kawasan pantai yang berbahaya.

Sementara itu, Kasatpolairud Polres Pesisir Barat AKP Heru Prasetyo, mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan Kepolisian 110 atau melapor ke kantor polisi terdekat apabila mengetahui adanya kecelakaan laut.

Hingga saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan situasi di rumah duka dilaporkan dalam keadaan kondusif.  

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari