Thursday, 29 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pemerintah Bidik 170 Juta Kendaraan Bensin Beralih ke Listrik

29 October 2026 12:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Pemerintah Bidik 170 Juta Kendaraan Bensin Beralih ke Listrik
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pemerintah menyiapkan transformasi besar di sektor transportasi dengan menargetkan lebih dari 170 juta kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) di Indonesia beralih secara bertahap ke kendaraan listrik hingga 2060. Program tersebut akan mengutamakan kendaraan produksi dalam negeri, mulai dari sepeda motor, mobil penumpang, bus, hingga truk dan kendaraan niaga.

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menuturkan pemerintah tengah menyusun peta jalan elektrifikasi kendaraan untuk menjadi acuan pelaksanaan program dalam beberapa dekade mendatang. Strategi ini dirancang secara bertahap dengan mempertimbangkan jenis kendaraan, kesiapan wilayah, serta kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Ada roadmap untuk kendaraan listrik yang sedang kami siapkan hingga tahun 2060, di mana kita pelan-pelan akan mengganti semua kendaraan (ICE) yang jumlahnya 170 juta lebih itu dengan kendaraan listrik yang diproduksi di Tanah Air kita,” kata Faisol dalam Periklindo Electric Vehicle Conference 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Dalam tahap awal, sepeda motor menjadi salah satu prioritas elektrifikasi. Pada periode 2027–2030, pemerintah akan mendorong pemanfaatan motor listrik untuk kurir, pengemudi ojek daring, armada perusahaan, kendaraan dinas, serta masyarakat di kota-kota besar. Selanjutnya, pada 2031–2035, perluasan penggunaan motor listrik ditargetkan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah juga menyiapkan elektrifikasi angkutan umum. Pada periode 2027–2030, bus dan angkutan umum listrik akan mulai didorong di kota-kota yang telah memiliki koridor dengan kesiapan untuk beralih ke teknologi tersebut. Kesiapan infrastruktur dan operasional menjadi bagian penting dalam penerapan program ini.

Di segmen mobil penumpang, pemerintah berencana memperluas pilihan kendaraan listrik yang diproduksi di dalam negeri. Fokusnya mencakup mobil keluarga dan kendaraan kompak yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran industri otomotif nasional dalam memenuhi permintaan kendaraan listrik.

“Kita juga akan menyiapkan agar pada tahun 2027 hingga 2030 memperluas model yang diproduksi di dalam negeri, terutama untuk mobil atau kendaraan keluarga dan kendaraan kompak yang sesuai untuk kebutuhan di Indonesia,” ujar Faisol.

Elektrifikasi turut menyasar kendaraan niaga dan truk, baik untuk operasional di luar jalan raya (off-road) maupun di jalan raya (on-road). Pemerintah akan mendorong perusahaan yang mengandalkan kendaraan untuk acara usaha dan distribusi agar mulai menyiapkan penggunaan armada listrik.

Melalui peta jalan hingga 2060 tersebut, pemerintah berupaya mengarahkan peralihan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik secara bertahap sekaligus memperluas produksi domestik. Namun, target jangka panjang itu masih memerlukan tahapan implementasi yang jelas agar peralihan dapat berjalan seiring dengan kesiapan industri dan kebutuhan transportasi nasional.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari