Monday, 19 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Proyek PSEL Lampung Dibidik Groundbreaking Kuartal I 2027

19 October 2026 18:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Proyek PSEL Lampung Dibidik Groundbreaking Kuartal I 2027
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Jakarta – Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Lampung masuk dalam delapan proyek tahap II yang ditargetkan mulai dibangun pada kuartal I 2027. Namun, realisasi pembangunan daerah masih bergantung pada penyelesaian kajian kelayakan, desain teknis, dan proses perizinan.

PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek PSEL tahap II di delapan wilayah dilakukan secara bertahap mulai Januari hingga Maret 2027.

Selain Lampung, proyek tersebut mencakup Medan Raya, Kabupaten Bekasi, Serang, Semarang, Surabaya, Bogor Raya II, dan Yogyakarta Raya.

CEO Denera, Fadli Rahman, menjelaskan persiapan proyek di delapan wilayah tersebut terus berjalan. sebagian dokumen kerja sama telah disepakati, mulai dari perjanjian dengan mitra, sponsor agreement, kerja sama dengan pemerintah daerah, hingga perjanjian jual beli listrik (PJBL) dengan PT PLN (Persero).

“Mudah-mudahan di kuartal I semuanya sudah bisa di-groundbreaking secara bertahap,” ujar Fadli dalam media briefing di Kantor Denera, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Meski demikian, proyek belum seluruhnya memasuki tahap konstruksi. Saat ini, Denera masih menyelesaikan kajian kelayakan serta pengembangan desain rekayasa dasar atau basic engineering design untuk setiap fasilitas PSEL.

Menurut Fadli, penyusunan desain dilakukan bersama mitra di masing-masing wilayah. Tahap ini mencakup perencanaan bentuk bangunan hingga rancangan bagian dalam fasilitas sebelum proyek melangkah ke keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID).

Denera memperkirakan final letter of award atau surat penetapan akhir akan diterbitkan pada pertengahan Desember 2026. Sementara itu, penandatanganan perjanjian pemegang saham dengan mitra akan menyesuaikan perkembangan pemenuhan berbagai persyaratan perizinan yang saat ini dikejar secara paralel.

Sebagai pembanding, proyek PSEL tahap I di tiga wilayah, yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, dan Bogor Raya I, telah lebih dahulu memasuki tahap groundbreaking. Perkembangan proyek tahap II tersebut menjadi bagian dari upaya Denera memperluas pembangunan daerah fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di sebagian daerah, termasuk Lampung. 

Sebelumnya, Jajaran Pemprov Lampung terus mempercepat pembangunan daerah Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya.

Proyek ini diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.168 ton sampah per hari dari sebagian daerah di Lampung.

Salah satu pekerjaan yang menjadi prioritas adalah pematangan lahan di lokasi proyek, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menjelaskan, pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh agar pembangunan daerah PSEL Lampung Raya berjalan sesuai target pemerintah pusat.

Menurutnya, terpilihnya Lampung sebagai salah satu daerah pelaksanaan PSN PSEL menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk semakin serius menangani persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi.

"Wujud syukur kami adalah dengan lebih serius menangani program ini. Kami pastikan pematangan lahan akan segera terealisasi dengan dukungan alokasi anggaran, karena ini kunci utama sebelum groundbreaking Desember mendatang," ujarnya usai mengikuti Rapat Program Strategis Energi Terbarukan di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Senin (10/8/2026).

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari