Friday, 16 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

16 October 2026 16:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

‎Transformasi bisnis menjadi langkah penting bagi perusahaan untuk memperkuat daya saing, menangkap peluang pertumbuhan, dan menciptakan sumber nilai baru.
Bagi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), upaya tersebut tidak hanya bertumpu pada bisnis inti perkebunan, tetapi juga pada pengembangan anak perusahaan yang memiliki potensi strategis di sektor energi terbarukan dan manufaktur.
‎Sejalan dengan arah tersebut, Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras melakukan kunjungan kerja ke PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Mojokerto dan PT Dasaplast Nusantara (Dasaplas), Jepara,  Kamis (15/10/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan pengembangan usaha kedua anak perusahaan berjalan lebih optimal melalui penguatan operasional, pemanfaatan aset, serta perluasan pasar.

‎Saat meninjau pabrik Enero, Abdul Rivai Ras memberikan arahan kepada jajaran manajemen dan karyawan agar terus meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan bisnis bioetanol berbasis molases atau tetes tebu.
Menurutnya, potensi energi terbarukan harus dikembangkan lebih luas agar Enero mampu mengambil peran yang semakin besar dalam mendukung transisi energi nasional.

‎“Enero tidak boleh berhenti dan berpuas diri hanya menjadi pemain utama di Jawa Timur. Kita harus melangkah lebih jauh, berekspansi, dan membawa model bisnis bioetanol berbasis molases ini ke berbagai wilayah lain di Indonesia,” ujar Abdul Rivai Ras.

‎Ia menekankan, Enero memiliki peluang strategis untuk berkembang menjadi center of excellence industri bioetanol di Indonesia.
Untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan perlu memperkuat kompetensi, meningkatkan daya saing, serta mengembangkan model bisnis yang mampu menjawab kebutuhan energi masa depan.
‎Pengembangan bioetanol juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi produk samping industri perkebunan.
Melalui pengolahan molases menjadi energi alternatif, potensi sumber daya perkebunan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sekaligus mendukung pengembangan energi berkelanjutan.

‎Dari sektor energi, perhatian berlanjut ke bisnis manufaktur melalui kunjungan ke Dasaplas.
Di perusahaan yang bergerak dalam produksi karung plastik dan kemasan fleksibel tersebut, Abdul Rivai Ras menekankan pentingnya optimalisasi aset, efisiensi operasional, dan inovasi produk untuk memperkuat fundamental usaha.

‎Dasaplas juga didorong memperluas pasar komersial di luar kebutuhan internal PTPN Group.
Perluasan pasar dinilai penting untuk menangkap peluang permintaan yang lebih besar, meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi, serta memperkuat kontribusi perusahaan terhadap kinerja grup.

‎“Optimalisasi aset yang efisien serta pengembangan bisnis yang adaptif terhadap kebutuhan pasar menjadi kunci utama Dasaplas untuk tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.

‎Abdul Rivai Ras menekankan bahwa setiap anak perusahaan perlu mengembangkan potensi bisnis secara terukur, meningkatkan produktivitas, dan memastikan setiap aset memberikan nilai ekonomi yang optimal.
Dengan langkah tersebut, anak perusahaan diharapkan tidak hanya menopang operasional grup, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan baru bagi PTPN I.
‎Melalui pengawalan langsung terhadap Enero dan Dasaplas, PTPN I menekankan komitmennya mempercepat transformasi anak perusahaan agar semakin adaptif, produktif, dan kompetitif.
Penguatan kedua lini bisnis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan korporasi sekaligus memperluas kontribusi PTPN Group dalam mendukung ketahanan energi nasional dan penciptaan nilai tambah dari sumber daya perkebunan.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari