BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
- Kebakaran melanda sebuah rumah permanen di Jalan Veteran 2, Kelurahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Selasa, 27 Oktober 2026.
Api membakar bangunan beserta beberapa perabotan di dalamnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik di bagian atap rumah, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengungkapkan laporan kejadian diterima petugas pada pukul 12.53 WIB.
Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sebanyak 30 personel dengan dukungan enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar rumah tersebut.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
“Petugas mengerahkan 30 personel dan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut,” kata Anthoni.
Menurut Anthoni, proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam, terhitung sejak petugas menerima laporan hingga penanganan selesai sekitar pukul 14.10 WIB.
Dalam upaya tersebut, petugas menggunakan sekitar 10 tangki air untuk memadamkan api.
Berdasarkan informasi awal dari pamong setempat, api diduga muncul akibat korsleting listrik di bagian atap rumah.
Api kemudian membesar dan merambat hingga membakar bagian lain bangunan.
Meski dugaan penyebab telah diperoleh, kepastian mengenai sumber kebakaran masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
“Menurut keterangan pamong setempat, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada bagian atap rumah yang memicu timbulnya api hingga merambat dan menyambar ke seluruh bagian rumah. Namun, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak berwajib,” ujar Anthoni.
Kebakaran tersebut turut menghanguskan beberapa barang yang berada di dalam rumah.
Barang-barang yang dilaporkan terbakar antara lain tiga unit pendingin ruangan (AC), televisi, kulkas, freezer, kursi, kasur, lemari, serta berbagai perabotan rumah tangga lainnya.
Kerusakan pada bangunan dan barang-barang di dalamnya membuat kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp75 juta.
Nilai tersebut mengacu pada keterangan pamong setempat.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (*)