BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
– Menjelang Tes Kemampuan Akademik (TKA), persiapan enam siswi ini ternyata tidak hanya berkutat dengan buku pelajaran, latihan soal, dan mengejar nilai terbaik.
Ada ikhtiar lain yang mereka lakukan: menyebarkan stiker berisi permohonan doa dan restu kepada orang-orang yang mungkin bahkan tidak mereka kenal.
Salah satu stiker itu terlihat menempel di rolling door sebuah ruko usaha di Jalan Kimaja, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 30 Oktober 2026.
Pesan di dalamnya sederhana, tetapi menyimpan harapan besar dari enam siswi yang akan menghadapi TKA pada 2 hingga 5 November 2026.
Mereka meminta siapa pun yang membaca pesan itu berkenan menyelipkan doa agar perjuangan menghadapi ujian berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik.
Enam nama tercantum dalam stiker itu, yakni Ardha Narheswari Bilge binti Purwoko, Luna Keisha Mutiara binti Mesrawar, dan Mutiara Alodia binti Puji Asih.
Berikutnya, Chantika Dwi Putri Aulia binti Auliandy, Danella Naifa Qonita binti Sabariyanto, serta Ratu Dhia Permata binti Irwan.
Bagi keenam siswi itu, TKA bukan sekadar rangkaian ujian yang harus diselesaikan, melainkan salah satu tahapan penting dalam perjalanan mengejar pendidikan tinggi.
Mereka memiliki harapan segala persiapan akademik yang telah dilakukan berbuah hasil memuaskan dan membuka jalan menuju perguruan tinggi impian.
Namun, di tengah persiapan itu, mereka juga menyadari bahwa ada hal-hal yang ingin mereka titipkan melalui doa orang lain.
Dalam pesan yang ditempelkan, mereka memohon agar diberi kemudahan, ketenangan, kepercayaan diri, dan kekuatan saat menghadapi setiap soal.
Mereka bahkan memiliki harapan memperoleh skor istimewa pada setiap mata pelajaran yang diujikan.
Harapan berikutnya tidak kalah besar: diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), pada jurusan yang selama ini mereka impikan.
Karena itu, permohonan doa dalam stiker tersebut juga ditujukan untuk perjalanan panjang setelah TKA, ketika hasil akademik menjadi salah satu bagian dari upaya meraih masa depan.
Dengan penuh rasa syukur, mereka mengawali pesannya dengan permohonan doa dan restu kepada siapa pun yang berkenan membacanya.
Mereka juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang bersedia memberikan doa baik, meski hanya melalui pesan singkat yang tertempel di sebuah rolling door.
Di bagian akhir, keenam siswi itu turut mendoakan siapa pun yang memberikan dukungan agar senantiasa mendapat keberkahan, kebahagiaan hidup, dan kelancaran rezeki.
"Semoga Tuhan senantiasa memberikan keberkahan, kebahagiaan hidup, serta kelancaran rezeki untuk kita semua. Aamiin ya rabbal alamin," demikian bunyi penutup pesan mereka. (*)