Saturday, 09 May 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Warga Kecewa Tak Bisa Masuk Saat Wapres Gibran Tinjau Koperasi Merah Putih di Lamtim

08 May 2026 09:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 6 kali
Bagikan:
Warga Kecewa Tak Bisa Masuk Saat Wapres Gibran Tinjau Koperasi Merah Putih di Lamtim
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Jumat (8/5/2026), justru diwarnai kekecewaan. beragam warga mengaku tidak bisa masuk ke lokasi Koperasi Desa Merah Putih karena tidak memiliki kartu identitas khusus atau ID card dari panitia.

Sejak pagi, area sekitar koperasi dipadati warga yang ingin melihat langsung agenda kunjungan wakil presiden. Mereka berjajar di pinggir jalan dan sekitar lokasi acara sambil menunggu iring-iringan kendaraan rombongan tiba.

Namun, ketatnya akses masuk membuat sebagian warga hanya bisa menyaksikan dari luar pagar lokasi acara. Salah satunya Marwiah, warga setempat yang datang bersama dua rekannya untuk menghadiri peresmian koperasi tersebut.

“Saya masyarakat kecil mana mungkin bisa masuk. Duduk di sini saja, nanti kalau Pak Gibran datang bisa lihat dari jauh,” kata Marwiah saat ditemui di depan lokasi acara.

Ia mengaku datang ke lokasi karena diminta oleh pamong desa untuk ikut meramaikan acara peresmian Koperasi Desa Merah Putih. Akan tetapi, setelah tiba di lokasi, dirinya justru tidak diperbolehkan masuk karena tidak memiliki ID card khusus dari panitia.

“Datang karena disuruh pamong desa buat meramaikan, tapi akhirnya cuma bisa lihat dari luar,” ujarnya.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 07.56 WIB, beragam warga terlihat sudah memadati sisi jalan depan koperasi yang akan diresmikan oleh Wakil Presiden. Sebagian warga duduk di trotoar dan tepian jalan sambil menunggu kedatangan rombongan.

Tak hanya Marwiah, banyak warga lainnya juga mengalami hal serupa. Mereka memilih bertahan di luar area acara demi bisa menyaksikan langsung kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut, meski hanya dari kejauhan.

Situasi itu memunculkan keluhan dari warga yang merasa telah diajak untuk hadir dan meramaikan acara, namun tidak mendapatkan akses masuk ke lokasi utama acara. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari