Thursday, 22 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Cetak Sejarah Luluskan Doktor Pertama, UBL Kukuhkan 539 Wisudawan Periode Ganjil 2026

22 October 2026 19:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 8 kali
Bagikan:
Cetak Sejarah Luluskan Doktor Pertama, UBL Kukuhkan 539 Wisudawan Periode Ganjil 2026
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG– Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkualitas di Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan digelarnya Rapat Senat Terbuka Wisuda Periode Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Convention Hall Mahligai Agung, Kampus Pascasarjana UBL, Kamis (22/10/2026).

Pada momen bersejarah ini, kampus swasta terkemuka di Lampung tersebut melantik sebanyak 539 lulusan dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).

Prosesi wisuda kali ini terasa kian istimewa karena mencatatkan tinta emas dalam perjalanan akademik UBL sejak berdiri puluhan tahun silam.

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah UBL, institusi ini meluluskan sebanyak tujuh mahasiswa program doktor (S3) Ilmu Manajemen.

Kelulusan ini membuktikan transformasi UBL yang kini bertransformasi secara lengkap dan utuh menyelenggarakan jenjang pendidikan dari S1, S2, hingga S3.

Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA., menyampaikan rasa bangga serta apresiasinya kepada para lulusan dan keluarga yang telah berjuang hingga menyelesaikan studi.

"Gelar sarjana, magister, maupun doktor bukanlah akhir dari perjalanan. Ini justru batu loncatan atau starting point untuk berkiprah lebih luas dan meraih kesuksesan di masa depan," ujar Prof. Yusuf Barusman dalam amanatnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menanamkan budaya pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner) bagi para wisudawan agar mampu bersaing di era global.

"Karakter utama lulusan UBL yang harus terus dipupuk adalah kemauan untuk terus belajar di mana pun dan kapan pun sebagai independent learner," tegasnya.

Di samping itu, Prof. Yusuf memaparkan bahwa UBL meluncurkan inovasi Professional Passport sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi wisudawan.

Paspor ini merangkum employability index, academic score, character index, hingga rekomendasi pilihan karier terbaik lulusan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., turut menyampaikan arahan berharga agar para lulusan terhindar dari tantangan mental pascakampus.

"Kita harus mewaspadai sindrom toga, yaitu kondisi merasa sudah tahu segalanya setelah meraih gelar sehingga enggan belajar kembali di dunia nyata," tutur Prof. Iskhaq Iskandar.

Ia menambahkan keterangan, kesuksesan tidak selalu diukur dari jabatan formal, melainkan dari besarnya kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

"Posisi atau jabatan formal itu sifatnya terbatas, tetapi ruang untuk berperan di masyarakat sangat terbuka luas tanpa batas," pesannya.

Pimpinan tertinggi Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang turut hadir dalam prosesi kelulusan tersebut, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para wisudawan dan peran strategi UBL.

"Hari ini lahir generasi baru yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan dan infrastruktur dan pengembangan di bumi Sang Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai ini," kata Pimpinan tertinggi Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur Mirza menginginkan, ilmu pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh para sarjana, magister, dan doktor baru UBL ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Kami menginginkan lulusan UBL dapat menjadi motor penggerak peradaban dan solusi atas tantangan masyarakat, serta memacu pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung ke depan," tutup Rahmat Mirzani Djausal.

 

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari