Saturday, 20 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Hardiknas 2026: Menguatkan Kolaborasi Semesta Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua

02 May 2026 17:04 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 12 kali
Bagikan:
Hardiknas 2026: Menguatkan Kolaborasi Semesta Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

​BANDAR LAMPUNG– Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Sabtu, 2 Mei 2026, menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Indonesia. 

Tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusung tema Hari Pendidikan Nasional adalah Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Tema tersebut menekankan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada di pundak pemerintah, melainkan hasil kolaborasi menyeluruh antara pendidik, orang tua, hingga sektor industri.

 

Tradisi Baru dalam Upacara Bendera

Ada yang berbeda dalam pelaksanaan upacara bendera tahun ini. Selain penghormatan kepada jasa Ki Hadjar Dewantara, pemerintah memperkenalkan tradisi pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia.

Siswa di seluruh penjuru tanah air secara serentak membacakan lima butir janji yang berisi komitmen untuk belajar sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kerukunan antar sesama. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari kampanye penguatan karakter pelajar di tengah tantangan zaman digital.

Pagi Ceria dan Kampanye Anti-Bullying

 

Bertepatan dengan hari Sabtu, banyak satuan pendidikan memanfaatkan waktu akhir pekan dengan acara yang lebih edukatif dan santai. 

Melalui gerakan 'Pagi Ceria', sekolah-sekolah menggelar pawai kostum profesi nusantara, perlombaan tradisional seperti gobak sodor, hingga pameran karya seni siswa.

Selain itu, lagu baru berjudul 'Rukun Sama Teman' mulai diperkenalkan di sekolah-sekolah. 

Lagu ini menjadi instrumen penting dalam kampanye anti-perundungan (bullying) untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif bagi seluruh siswa.

Aksi Nyata dan Refleksi Kebijakan

Peringatan Hardiknas 2026 juga diwarnai dengan aksi sosial berupa Operasi 'Resik' atau kerja bakti massal di lingkungan sekolah, serta gerakan donasi buku untuk menyuplai literasi ke daerah terpencil. 

Di beberapa daerah, momentum ini juga ditandai dengan kebijakan nyata seperti penandatanganan kenaikan pangkat guru sebagai bentuk apresiasi terhadap tenaga pendidik.

Meski dirayakan dengan penuh antusiasme, Hardiknas tahun ini tetap menyisakan ruang refleksi.

Para praktisi pendidikan menekankan pentingnya stabilitas kebijakan kurikulum agar guru dan siswa tidak terbebani dengan perubahan administratif yang terlalu sering, sehingga fokus utama tetap pada kualitas pembelajaran jangka panjang.

Melalui filosofi Tut Wuri Handayani, Hardiknas 2026 mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari