BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan Workshop Peningkatan Pembelajaran Pendidikan Vokasi Berbasis Praktik dan Kolaborasi Industri di lingkungan kampus.
acara ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dosen dalam mengembangkan model pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., yang mewakili Direktur Polinela, mengemukakan bahwa pendidikan vokasi berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional.
Menurutnya, kemampuan dosen dalam menyajikan proses pembelajaran yang kontekstual menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan vokasi.
"Pembelajaran vokasi harus memberikan pengalaman belajar nyata kepada mahasiswa melalui praktik yang relevan dengan dunia kerja.
Kolaborasi dengan industri menjadi kunci utama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing," ujar Didik.
Ia melanjutkan, pihak institusi terus menjalankan upaya untuk memperkuat implementasi konsep link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia industri.
Langkah ini diambil untuk mendukung peningkatan kualitas lulusan serta pencapaian indikator kinerja institusi.
Narasumber dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Nunung Martina, S.T., M.Si., yang hadir dalam acara tersebut, menjelaskan pendekatan pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat aktivitas. Ia menekankan pentingnya implementasi project-based learning, studi kasus industri, serta keterlibatan praktisi dalam proses belajar mengajar.
"Perguruan tinggi vokasi perlu membangun kemitraan kuat agar pembelajaran tidak hanya berorientasi pada teori, melainkan memberikan pengalaman kerja autentik. Penyusunan kurikulum yang fleksibel serta pelibatan praktisi industri diperlukan untuk meningkatkan relevansi pendidikan," tutur Nunung.
acara ini diisi dengan sesi diskusi dan pertukaran pengalaman antar dosen mengenai strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di setiap program studi.
Polinela mengharapkan, penguatan kapasitas melalui pengembangan profesional dosen ini dapat menghasilkan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung pada kompetensi mahasiswa di masa mendatang.