Saturday, 13 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Mendikdasmen Sebut 43 Juta Murid Telah Menerima MBG

13 June 2026 12:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Mendikdasmen Sebut 43 Juta Murid Telah Menerima MBG
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut, dari sekitar 53 juta murid di Indonesia, lebih dari 43 juta murid di antaranya telah menerima dan merasakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di seluruh Indonesia terus menjadi komitmen utama pemerintah. Hal tersebut ditegaskan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam upaya infrastruktur dan pengembangan karakter murid Indonesia, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat selaras dengan penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Dari 7 KAIH tersebut terdapat poin makan sehat dan bergizi yang implementasinya terwujud melalui pelaksanaan MBG di sekolah.

Hingga 10 Juni 2026, sebanyak 80,7 persen murid telah menerima manfaat dari pelaksanaan program MBG. Dari sekitar 53 juta murid di Indonesia, lebih dari 43 juta murid di antaranya telah menerima dan merasakan manfaat program tersebut.

“Berbagai survei dan umpan balik pelaksanaan program juga menunjukkan bahwa sebagian besar murid penerima manfaat memiliki harapan program MBG dapat terus dilanjutkan,” ungkap dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/6/2026).

Lebih lanjut, berbagai modul pendukung juga telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program MBG. “sebagian penelitian yang dilakukan, termasuk dari Labsosio – Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa MBG telah memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, tingkat kehadiran di sekolah, dan capaian akademik murid,” ujarnya.

Selanjutnya, Menteri Abdul Mu’ti juga melaporkan perkembangan program Sekolah Nasional Terintegrasi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan unggul.

Ia menyebut Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama yang akan memberikan layanan pendidikan berkualitas dengan standar yang terintegrasi.

“Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merencanakan akan membangun 100 sekolah nasional terintegrasi dan sudah ada 36 usulan sekolah yang terseleksi yang akan dimulai pembangunannya pada tahun ini. Pada tahap awal, lima sekolah akan dibuka dengan memanfaatkan gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di daerah. Satu sekolah akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), dan sembilan sekolah lainnya akan dibangun baru di daerah yang telah ditetapkan,” pungkas Mendikdasmen.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari