Wednesday, 28 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kerusuhan Pilkakon Tanjung Dalam Pringsewu, Polisi Buru Pihak yang Terlibat

28 October 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 6 kali
Bagikan:
Kerusuhan Pilkakon Tanjung Dalam Pringsewu, Polisi Buru Pihak yang Terlibat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Pringsewu – Polres Pringsewu mendalami kerusuhan yang terjadi saat penghitungan suara Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2026 di Pekon Tanjung Dalam, Kecamatan Pagelaran, Selasa (27/10/2026). Polisi mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat, mengumpulkan keterangan saksi, serta meningkatkan pengamanan untuk mencegah bentrokan susulan.

Kericuhan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika panitia sedang melakukan penghitungan suara. Situasi memanas hingga proses penghitungan terhenti. Insiden itu diduga melibatkan tindakan kekerasan terhadap seorang saksi serta perusakan kotak suara dan beragam perlengkapan pemilihan.

Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra menjelaskan, kepolisian tengah mendalami rangkaian kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang ditemukan di lapangan.

“Prioritas kami adalah memastikan situasi tetap terkendali, keselamatan masyarakat terjaga, dan tidak terjadi gangguan lanjutan. Terhadap insiden yang terjadi di Pekon Tanjung Dalam, kami melakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang tersedia,” kata Dadi, Rabu (28/10/2026).

Selain dugaan penganiayaan dan perusakan perlengkapan Pilkakon, keributan dilaporkan berlanjut hingga ke kediaman salah satu calon kepala pekon. beragam barang rumah tangga, seperti kursi, meja, gelas, dan termos air, dilaporkan mengalami kerusakan.

Polisi kini menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat sekaligus mendalami penyebab kericuhan. Kepolisian belum menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Apabila ditemukan bukti yang cukup, penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, tanpa membedakan latar belakang maupun afiliasi pihak yang terlibat,” tegas Dadi.

Sebagai langkah pencegahan, Polres Pringsewu meningkatkan pengamanan di wilayah yang dinilai rawan dan mengintensifkan patroli dialogis di beragam pekon yang menyelenggarakan Pilkakon. Upaya ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya gesekan lanjutan.

Di sisi lain, polisi meminta para calon kepala pekon, tim sukses, pendukung, dan masyarakat untuk menahan diri serta menghormati hasil dan proses demokrasi. Perbedaan pilihan diharapkan tidak berujung pada tindakan kekerasan maupun perusakan yang dapat merugikan masyarakat.

Warga juga diimbau tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi, terutama informasi yang beredar melalui media sosial. Masyarakat diminta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika mengetahui informasi yang berkaitan dengan insiden tersebut, segera sampaikan kepada kepolisian melalui saluran pengaduan resmi,” ujar Dadi.

Meski sempat diwarnai kericuhan di Pekon Tanjung Dalam, Polres Pringsewu menyebutkan situasi keamanan secara umum pascapemungutan dan penghitungan suara Pilkakon Serentak 2026 di 59 pekon masih terkendali. Kepolisian memastikan penanganan insiden tersebut tetap berjalan dan dugaan pelanggaran hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari